Wednesday, 24 February 2016

Suka Duka Jadi Anak Kosan

Halohaaaa lagiiiiii.
Kali ini aku bakal cerita tentang kehidupan aku selama tinggal dirantau. Langsung aja, cekidot.

Memilih untuk merantau adalah suatu hal yang butuh pertimbangan, memang dalam Islam kita dianjurkan untuk merantau agar kita bisa tau bagaimana pedihnya hidup di negeri orang, agar kita bisa hidup mandiri.
Menjadi anak rantau bukan sesuatu yang asing lagi, berbagai macam tujuan kita untuk merantau diantaranya menimba ilmu, mencari kerja, cari jodoh mungkin hihi, dan berbagai macam alasan lainnya.
Nah ketika merantau kita pasti butuh tempat tinggal kan? Yakali mau tidur di pom bensin atau pindah dari masjid ke masjid yang lain hihi  enggak dong.
Nah biasanya anak rantau memilih tinggal dikosan atau kontrakan kecil kecilan, kayak aku sekarang ini.
Hidup di rantau bukan hal yang gampang broooo, butuh mental, keberanian, percaya diri, dan yang paling penting butuh duit hihi.
Apalagi buat kalian yang rantaunya jauh dari rumah, kita harus belajar bahasa yang mereka biasa gunakan, budaya yang mereka terapkan, kita harus tau karakter pertiap orang, aku tau mempelajari bahasa baru itu bukan hal yang mudah, akupun pernah merasakannya, muak, gangerti, pengen muntah, mual segala bercampur.
Jadi anak rantau siap siap disiksa rindu brooo, rindu sama pacarmah laah lewat, inimah  rindu semuanya yang ada di kampung kita, dari hal kecil sampe yang besar kita pasti akan merindukannya.
Jadi anak rantau itu enaknya kalo pulang pasti disambut meriah oleh keluarga, dan jgn lupa jadi anak rantau itu semakin mendekatkan kita pada keluarga.
Saat kita merantau kita akan tinggal di sebuah rumah yang disebut kosan atau kontrakan, ditempat kotak plus sumpek inilah kita akan tinggal.
Berkenalan dengan orang baru, tempat  baru dan suasana yang baru.
Untuk penghuni kosan cewe, biasanya mereka sibuk buat berebut wc, buat masak, tapi kebersamaannya yang tidak akan terlupa.
Pasti ada diantara kita perselisihan, tapi namanya serumah alias sekosan rasa gasuka kita gabisa kita tunjukan, karena bagaimanapun juga mereka adalah  keluarga kita dirantau.
Semakin hari, pasti kita semakin dekat, layaknya keluarga. Tidak asing lagi untuk membuka diri, tidak akan lagi ada rasa benci diantara kita, meskipun rasa kesal kadang ada.
Tapi hal ini berlaku untuk kosan yang isinya banyak, nggak sendiri sendiri yaaa :p
Mereka bagai keluarga baru bagi kita, suka  kita bagi bersama duka bersama, suka ketika diantara kita yang baru dikirim orangtuanya  makanan, duka ketika akhir bulan dan makan hanya ada nasi dan garam. Semuanya kalian akan rasakan ketika menjadi anak rantau dan tinggal dikosan.
Sebenarnya apa yang orang bilang jadi anak kosan bakal kurus itu bohong besaaaar, justru sebaliknya. Malah tambah gendut, gimana enggak kita makan selalu nikmat, bukan karena lauknya  tapi karena kebersamaannya.
Rasanya akupun tidak terasa sudah hendak mengakhiri masa SMA dirantau, suka duka telah aku telan hidup dinegeri orang.
Bagi kalian yang hendak marantau, semoga siberi kelancaran oleh Allah, semoga tulisan ini bermanfaat, sekian.

Galeri anak kosan



No comments:

Post a Comment